Loading...
Harga Ram Dan Ssd Melonjak! Apakah Ada Yang Berbuat Curang Dalam Pasar?
AdminSenin, 02 Feb 2026 Kategori : Teknologi
Chip AI
A
  
A

Akhir-akhir ini, mungkin ada beberapa diantara kita yang terkejut mendengar kenaikan harga media penyimpan berbasis chip seperti SSD dan RAM yang mengalami kenaikan signifikan. Rata-rata kenaikan harga ini lebih dari 80% dari harga biasanya. Ini jelas membuat kegaduhan dikalangan konsumen yang berencana akan membeli memory (RAM) dan storage berbasis chip seperti SSD.


Chip?

Ya, chip ini adalah komponen elektronik yang digunakan sebagai media penyimpanan. Secara umum ada dua tipe penyimpanan, yaitu penyimpanan sementara dan penyimpanan permanen. Contoh penyimpanan sementara adalah chip di RAM. Umumnya RAM ini berukuran 1GB hingga 128GB. RAM ini ada di PC, laptop, ponsel, smart tv, dan lainnya. Semakin besar kapasitas RAM, semakin efisien sebuah alat bekerja. Dan contoh penyimpanan permanen adalah SSD. Disinilah pengguna menyimpan data seperti dokumen, image, audio, video, dan lainnya. Umumnya sekarang berkapasistas 128GB, 2TB hingga beberapa TB.


Kenapa ini terjadi?

Semua ini berawal dari industri kecerdasan buatan alias AI (Artificial Intelligence) yang membutuhkan GPU, DRAM, dan storage dalam jumlah masif, sebagai efek semakin meningkatnya permintaan penggunaan AI oleh dunia. Sementara kapasitas produsen chip dalam produksi saat ini belum ditingkatkan. 

Karena perusahan-perusahaan AI ini sudah menjamin pesanan jumlah chip yang dibutuhkan. Maka bisa ditebak, tentu perusahaan pembuat chip akan lebih memprioritaskan "pelanggan pasti", daripada berharap pada penjualan ke masyarakat umum. Dan hasilnya, terjadilah kelangkaan chip di pasar. Dan sesuai hukum ekonomi, semakin langka sebuah produk yang sedang dibutuhkan saat itu, maka harga akan terkerek naik.


Peralatan apa saja yang terdampak?

Semua peralatan yang memakai chip akan terdampak, mulai dari smartphone, smart tv, pc, laptop dan gadget lainnya akan mengalami kenaikan harga, imbas dari naiknya harga chip dunia.


Sampai kapan situasi ini berlanjut?

Diperkiran situasi seperti ini akan berlangsung dari 2026 hingga 2027. Memang waktu yang tidak sebentar untuk menunggu penurunan harga chip ke harga ekonomisnya.


Apakah ada langkah vendor chip untuk masalah ini?

Vendor-vendor chip telah berencana untuk meningkatkan kapasitas produksinya. Adapun beberapa poinnya adalah :

  • SK Hynix & Micron: Keduanya meningkatkan investasi fasilitas dan mempercepat ekspansi kapasitas, terutama karena seluruh kapasitas produksi chip memori AI mereka dilaporkan sudah dipesan penuh untuk tahun 2026. Micron bahkan berencana memindahkan 40% kapasitas produksi DRAM mereka ke wilayah baru.
  • TSMC (Taiwan Semiconductor Manufacturing Company): Sebagai produsen kontrak utama, TSMC berencana menaikkan belanja modal (capex) secara signifikan, dengan perkiraan pengeluaran $52 miliar hingga $56 miliar pada tahun 2026, meningkat 32% dari sebelumnya.
  • Uni Eropa & Global: Ada upaya terkoordinasi (Undang-Undang Chips) untuk meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri dan memperkuat manufaktur chip, dengan target Eropa meningkatkan pangsa pasar globalnya menjadi 20% pada tahun 2030.


Lalu apa yang bisa kita lakukan sebagai konsumen akhir?

Jika dirasa kebutuhan untuk upgrade belum mendesak, sebaiknya bersabar dengan menunda pembelian hingga harga turun ke nilai wajar. Bisa juga dengan mengganti beberapa komponen yang paling krusial saja, seperti mengganti ram saja, atau storage saja, ataupun bisa juga dengan mencicil penggantian komponen. Dan konsumen juga bisa mempertimbangkan untuk membeli komponen bekas yang digaransi oleh toko. Di toko-toko online sekarang cukup banyak yang menawarkan SSD bekas berkualitas.


Thanos dari film Avenger, "Seimbang dengan sempurna, sudah seharusnya semua hal seperti itu (seimbang)"


Kesimpulan

Kenaikan harga chip yang tinggi ini bukanlah karena ada kegiatan curang di pasar, tapi murni terjadi karena peningkatan permintaan pasar oleh industri AI. Kita sebagai konsumen akhir harus bijak dalam berbelanja komponen berbasis chip, dan memprioritaskan ke kebutuhan yang benar-benar mendesak.

Berkaca ke sejarah, kenaikan harga yang tinggi ini tidak akan selamanya bertahan. Ini adalah masalah ketersedian produk dan permintaan yang belum seimbang, yang cepat lambat akan mencapai titik keseimbangan. Seseorang pernah berkata, "Seimbang dengan sempurna, sudah seharusnya semua hal seperti itu (seimbang)". (WR)

Berita Terkait
Berita Populer